SMA Negeri 19 Tebo Gelar Gebyar Lomba 2026 dalam Rangka HUT ke-9, Wujudkan Siswa Aktif Berkarya dan Bersinergi

Penampilan salah satu peserta lomba gebyar HUT SMAN 19 Tebo  Gebyar panggung ulang tahun SMAN 19 Tebo dalam berbagai lomba    Kegiatan Gebyar ultah SMAN 19 Tebo ke 9 Para peserta lomba gebyar ultah SMAN 19 diikuti Siswa siswi SD dan SMP Tebo  SMA Negeri 19 Tebo menggelar Gebyar Lomba 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 sekolah dengan penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan ini mengusung tema  “Kita Wujudkan Siswa Aktif Berkarya, Bersinergi, dan Selalu Bertumbuh Semangat Baru.” Tema tersebut menjadi semangat utama dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk membangun karakter, kreativitas, dan potensi generasi muda. Kegiatan gebyar lomba ini dilaksanakan mulai hari Sabtu hingga Rabu, pada tanggal 28 hingga 29 April 2026, dan diikuti oleh peserta dari jenjang TK sederajat hingga SMP sederajat. Peserta berasal dari berbagai sekolah yang berada di wilayah Rimbo Bujang dan sekitarnya. Kehadiran para peserta dari berbagai s...

Lihat !! Uji Coba Senjata Modifikasi Prajuritnya ini kata Pangdam Siliwangi !!!


Cimahi, - bertempat di Lapangan tembak gunung bohong Padasuka kecamatan Cimahi tengah,kota Cimahi Senin tanggal 1/8/2022, Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo tinjau uji coba berbagai jenis senjata hasil modifikasi Prajurit Kodam III/Slw. 

Dalam peninjauan tersebutlah Pangdam didampingi oleh para Asisten Kasdam III/Slw, Kasbrigif 15/Kujang II Cimahi, Dandim 0609/ Cimahi dan Kabengrahdam III/Slw serta Pjs Walikota Cimahi.  

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III/Slw saat mendampingi Pangdam melakukan peninjauan uji coba berbagai jenis senjata mengatakan, bahwa senjata yang diuji cobakan antara lain Minimi kaliber 5,56 mm dengan munisi L 50 buatan Belgia, Pistol Head Manual Bul Strom kaliber 9 mm buatan Israel, dan senjata M 16 Kaliber 5,56 mm buatan Amerika, yang kesemuanya itu sudah dimodifikasi oleh Prajurit Kodam III/Slw.  

Lanjut Kapendam, Pangdam III/Slw menyempatkan diri menembakkan semua jenis senjata yang telah dimodifikasi tersebut, baik senjata Minimi, M 16 maupun Pistol Head Manual Bul Strom kaliber 9 mm.

Lebih jauh Kapendam menjelaskan bahwa, modifikasi dilakukan dengan melakukan penambahan part modifikasi pada beberapa senjata. Penambahan ini didasari oleh pengalaman Prajurit Kodam III/Slw selama melaksanakan tugas operasi di berbagai wilayah seperti Papua, Kalimantan, Aceh, Ambon, serta Maluku.

“Ada beberapa bagian senjata yang dimodifikasi seperti penambahan teleskop, popor yang dapat dipanjangkan, modifikasi lade, modifikasi laras bisa menjadi laras panjang dan laras pendek serta penambahan alat peredam suara.


modifikasi pistol grip pada senjata laras panjang M 16 dan penambahan dudukan pengaman tele beserta trijiconnya. Untuk modifikasi senjata yang menggunakan trijicon tidak perlu lagi menggunakan pisir dan pijera,

 sementara untuk Senjata SO Minimi hasil modifikasi ini lebih ringan dan akurasi perkenaan yang tinggi memudahkan manuver pasukan di daerah operasi,” ujarnya.

Kapendam menambahkan, diharapkan dengan adanya modifikasi beberapa senjata dapat mempermudah ruang gerak dan daya gempur Prajurit Kodam III/Slw di medan operasi serta memberikan nilai efektif dan efisien dalam penggunaan amunisi, selain itu juga dapat menambah moril prajurit dalam bertempur. (Pendam III/Siliwangi).

Alt text

Alt text

Alt text


Comments